Nisab Zakat Penghasilan Gaji untuk Zakat Mal

nisab-zakat

Nisab dalam zakat adalah ukuran atau batas terendah untuk dapat mengeluarkan zakat. Dimana batas tersebut ditentukan oleh agama dan menjadi pedoman untuk dapat mengeluarkan zakat mal atau untuk menggolongkan apakah dirinya menjadi wajib zakat atau justru menjadi tidak wajib untuk mengeluarkan zakat. Oleh karena itulah nisab tersebut digunakan untuk menentukan seseorang sebagai wajib atau tidak wajib zakat mal ini. Dimana salah satunya adalah dengan nisab zakat penghasilan gaji dari seorang karyawan untuk dapat menentukan apakah ia harus membayar zakat mal untuk penghasilan yang diterimanya atau tidak. Untuk syarat dari nisab zakat ini sendiri ada dua yang harus diketahui, yaitu sebagai berikut:

1. Harta sisi penghasilan yang telah digunakan
Harta penghasilan yang dihitung nantinya adalah yang tidak digunakan untuk pengeluarannya. Seperti misalnya sekarang ini apabila seseorang mempunyai penghasilan dari pekerjaannya, gaji tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dari membayar biaya cicilan rumah, kendaraan, membayar biaya sekolah, listrik, makanan, dan juga kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi setiap bulannya. Oleh karena itulah apabila jumlah sisa tersebut tidak terpenuhi maka seseorang tersebut tidak perlu untuk mengeluarkan zakat mal untuk penghasilan ini.

2. Memenuhi haul
Dan syarat untuk nisab zakat penghasilan ini adalah dari haul yang telah lebih dari satu tahun. Anda bisa untuk membayarkan zakat tersebut selama 1 tahun dan untuk zakat penghasilan ini bisa untuk dicicil perbulan. Sehingga zakat mal untuk penghasilan yang dikeluarkan selama satu tahun tersebut, Anda bisa untuk membayarkannya setiap bulan agar lebih mudah dan mencicil agar tidak terlalu banyak. Walaupun pada dasarnya biasanya besarnya zakat mal penghasilan ini hanya 2,5 persen dari penghasilan dan tidak akan terlalu besar apabila dibayarkan selama satu tahun. Tetapi tetap saja hal tersebut akan cukup untuk memberatkan terutama apabila ada banyak kebutuhan mendadak yang harus dikeluarkan saat waktu pembayaran zakat penghasilan tersebut.

Syarat diatas merupakan syarat nisab zakat pada umumnya dan juga bisa digunakan untuk zakat penghasilan ini. Sehingga apabila tidak memenuhi takaran nisab maka seseorang tidak diwajibkan untuk membayar zakat penghasilan ini. Oleh karena itulah bagi Anda yang tidak mempunyai cukup penghasilan tidak perlu khawatir karena dalam Islam mempunyai banyak pertimbangan yang rasional sehingga tidak akan memberatkan satu pihak.

Dan bukannya dipukul rata, tetapi ada aturan untuk seseorang yang wajib berzakat dan seseorang yang tidak digolongkan menjadi zakat mal penghasilan ini. Yaitu untuk orang yang tidak sanggup memenuhi kebutuhannya sendiri, mereka tidak perlu dan hukumnya tidak wajib untuk mengeluarkan zakat mal ini. Aturan ini sendiri membuktikan bahwa Islam tidak sangat konservatif karena ajarannya seperti mengeluarkan zakat penghasilan ini mempunyai banyak kajian dan penuh pertimbangan sehingga tidak memberatkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*